Sabtu, 31 Oktober 2009

Allah swt berfirman dalam hadits qudsy:
Wahai manusia! Aku heran pada orang yg yakin akan kematian, tapi hidup bersuka ria.
Aku heran pada orang-orang yg yakin pada pertanggungjawaban segala amal perbuatan di akhirat, tapi asyik mengumpulkan dan menumpuk harta bendanya.
Aku heran pada orang yg yakin pada kubur, tapi ia tertawa terbahak-bahak.
Aku heran pada orang yg yakin akan adanya alam akhirat, tapi menjalani kehidupan dengan bersantai-santai.
Aku heran pada orang yg yakin akan kehancuran dunia, tapi menggandrunginya.
Aku heran pada Intelektual yg bodoh dalam soal moral.
Aku heran pada orang yg bersuci, sementara hatinya masih tetap kotor.
Aku heran pada orang yg sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacatnya yg ada pada dirinya.
Aku heran pada orang yg yakin bahwa Allah senantiasa mengawasi segala perbuatannya, tapi ia berbuat durjana.
Aku heran pada orang yg sadar akan kematiannya kemudian akan tinggal di dalam kubur seorang diri, lalu dimintai pertanggungjawaban seluruh amal perbuatan, tapi berharap belas kasih orang lain.

Sungguh tiada Tuhan kecuali Aku dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku.

"Dikutip dari Kitab Al-Muwa'idz Fil Ahadits a-Qudsiyyah, Imam Al-Ghazali"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar